Selamat Datang di situs materi perkuliahan yang diampu oleh Rizki, S.Si., M.P email: khi_bio@yahoo.com

Welcome on Rizkibio Web Learning


Bismillahirrahmaanirrahiim

Selamat datang di Web bimbingan Rizki, S.Si., M.P., Lecturer Program Studi Budidaya Tanaman Hortikultura, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Web ini di buat dengan tujuan untuk mempermudah mahasiswa dalam mendapatkan dan memahami konsep-konsep tentang mata kuliah yang dibimbing oleh penulis. Mereka tetap dapat mengakses materi tentang perkuliahan dimanapun mereka berada melalui smartphone, netbook, laptop, atau komputer yang terhubung dengan internet. Web ini juga dapat membantu mahasiswa dalam melakukan praktikum karena dalam web ini juga disediakan foto-foto objek atau gambar bahan-bahan yang akan dipergunakan dalam praktikum (dalam pengembangan).
Semoga bermanfaat dan Selamat Belajar...........

Echinodermata


Echino = Duri, Derma = Kulit. Jadi Echinodermata adalah hewan berkulit duri. Nama Echinodermata dimunculkan pertama kali oleh Jacob Klein pada tahun 1734. Echinodermata merupakan hewan laut yang hidup di pantai, tetapi kebanyakan di dasar laut.

Ciri-Ciri Fhylum Echinodermata
- Pada hewan dewasa tubuh simetri radial, sedangkan pada fase larva simetri bilateral.
- Tidak memiliki kepala,tidak memiliki otak dan tidak bersegmen
- Permukaan tubuh umumnya simetri radial
- Memiliki sistem ambulacral
- Rongga tubuh (coelom) dilapisi oleh peritonium bercillia, umumnya Coelom luas dan berisi amoebocyt bebas.
- Pada fase larva coelom berfungsi sebagai sistem vascular air, dengan kaki-kaki ambulacral yang berfungsi untuk berjalan, menangkap mangsa, dan untuk respirasi.
- Sistem sarafnya berupa batang cincin yang bercabang-cabang kearah radial.
- Tubuh terdiri dari 3 lapisan (triploblastik).
Respirasi
- Dengan menggunakan insang kecil (papulae)
- Beberapa species dengan kaki ambulacral
- Pada Holoturoidea dengan batang-batang seperti pohon disekitar kloaka.
Klasifikasi Fhylum Echinodermata ada 5 Kelas
1. Kelas Asteroidea (Bintang laut)
Asteroidea merupakan spesies Echinodermata yang paling banyak jumlahnya, yaitu sekitar 1.600 spesies. Asteroidea juga sering disebut bintang laut.  Bintang laut biasanya hidup di pantai dan di dalam laut sampai kedalaman sekitar 366 m. Sebagian hidup bebas, hanya gerakannya lamban cenderung berifat Bentos kecuali Crinoidea.
   Contoh spesies ini adalah Acanthaster sp., Linckia sp., dan Pentaceros sp.
Ciri-Ciri Asteroidea

  1. Tubuh ditutupi kulit duri yang tersusun dari CaCO3, duru-duri itu disebut Pacicalaria.
  2. Mempunyai lengan sebanyak 5 atau kelipatan 5. Pada lengannya terdapat duri-duri tumpul dan juga duri-duri berbentuk catut yang disebut pediselaria
  3. Tubuh Asteroidea memiliki duri tumpul dan pendek. Duri tersebut ada yang termodifikasi menjadi bentuk seperti catut yang disebut Pediselaria. Fungsi pediselaria adalah untuk menangkap makanan serta melindungi permukaan tubuh dari kotoran. 
  4. Pada bagian tubuh dengan mulut disebut bagian oral, sedangkan bagian tubuh dengan lubang anus disebut aboral. Pada hewan ini, kaki ambulakral selain untuk bergerak juga merupakan alat pengisap sehingga dapat melekat kuat pada suatu dasar.
  5. Anggota Asteroidea memiliki kemampuan regenerasi yang sangat besar. Setiap bagian lengannya dapat beregenerasi dan bagian cakram pusat yang rusak dapat diganti. 
  6. Asteroidea merupakan hewan dioseus, organ kelamin berpasangan pada setiap lengan, dan fertilisasi terjadi di luar tubuh.
  7. Sistem syaraf terdiri dari : cincin syaraf , syaraf lengan , syaraf radial pada cakram
 Struktur Tubuh dan Perannya
  1. Madreporit : merupakan lubang tempat masuknya air dari luar tubuh letaknya di sisi aboral , ini berbeda dengan Ophiuroidea yang berada di sisi oral
  2. Saluran batu : saluran penghubung antara madreporit dengan salurang cincin
  3. Saluran cincin : saluran yang melingkar yang bisa mengakses ke semua lengan
  4. Saluran radial : saluran yang berasal dari saluran cincin meluas ke seluruh lengan , saluran ini dari saluran cincin berpencar ke tentakel masing masing
  5. Saluran lateral : saluran yang berasal dari saluran radial yang mengalirkan air ke ampula 
  6. Ampula : suatu wadah menyerupai balon yang elastis , ketika terisi air akan membentuk tonjolan seperti kaki yang menyerupai tabung disebut kaki tabung
  7. Kaki tabung : kaki yang terbentuk karena tekanan air di ampula sehingga kak bisa dipijakkan ke obyek sehingga bisa menggerakkan tubuhnya
  8. Sistem ambulakral ini berfungsi untuk bergerak, bernafas atau membuka mangsa. 
1. Kelas Asteroidea terdiri dari 3 Ordo
Ordo Spinulosa
Contohnya : Astarina Vulgaris, Patiris sp, Solaster sp
Ordo Forcipulata/Cryptosonia
Contohnya : Asyterias foberi, Pisaster sp, Laptastarias sp.
Ordo Phanerozonia
Contohnya : Astropectan sp, Luidea sp,Ctenodiscus sp.

2. Kelas Ophiroidea (Bintang ular)
Ophiuroidea terdiri dari 2.000 spesies, contohnya adalah bintang ular (Ophiothrix). Ophiuroidea (dalam bahasa yunani, ophio = ular).Hewan ini memiliki kerangka dalam yang terdiri dari lempeng-lempeng kapur.Lempeng-lempeng kapur ini bersendi satu dengan yang lainnya dan terdapat di dalam kulit. Hewan ini juga umumnya mempunyai duri-duri kecil. Duri-durinya berbentuk tumpul dan pendek.
Ciri-Ciri Ophiroidea
a. berbentuk seperti asteroidea, namun lengannya lebih langsing dan fleksibel.
b. Tidak memiliki anus dan gerakannya sangat cepat
c. Cakram pusatnya kecil dan pipih dengan permukaan aboral (dorsal) yang halus atau berduri tumpul.
d. Ophiuroidea tidak memiliki pediselaria.
e. Cakram pusat berbatasan dengan lengan-lengannya.
f. Hewan ini  juga dapat beregenerasi.
Kelas Ophiroidea terbagi atas 2 Ordo yaitu :
Ordo Ophiurae
Contohnya : Ophiurae sarsi, Ophiothrix fraqilis
Ordo Eurylae
Contohnya : Gorgonocaphalus sp, Astrophyton asborascens
3. Kelas Echinoidea (Landak laut)
Memiliki sekitar 950 spesies bulu babi dan pasir dolar yang kedua-duanya memiliki duri-duri yang mereka gunakan untuk bergerak, mempertahankan diri serta membuat lubang.
i. Ciri-Cirinya yaitu:
a. Echinoidea berbentuk bola atau pipih, tanpa lengan.Echinoidea yang berbentuk bola misalnya bulu babi (diadema saxatile) dan landak laut (Arabcia punctulata).
b. Permukaan tubuh hewan ini berduri panjang.
c. Echinoidea memilki alat pencernaan khas, yaitu tembolok kompleks yang disebut lentera aristoteles. Fungsi dari tembolok tersebut adalah untuk menggiling makanannya yang berupa ganggang atau sisa-sisa organisme.
d. Echinoidea yang bertubuh pipih misalnya dolar pasir (Echinarachnius parma). Permukaan sisi oral tubuhnya pipih, sedangkan sisi aboralnya agak cembung.
e. Tubuhnya tertutupi oleh duri yang halus dan rapat. Durinya berfungsi untuk bergerak, menggali, dan melindungi permukaan tubuhnya dari kotoran.Kaki ambulakral hanya terdapat di sisi oral yang berfungsi utuk mengangkut makanan.
f. Respirasi dengan insang yang merupakan tonjolan membran yang tipis disekitar mulut dan di dalam rongga mulut terdapat 5 buah gigi.
g. Habitat di laut dalam memakan hewan dan tumbuhan yang telah mati.
j. Kelas Echinoidea terbagi 4 Ordo yaitu :
Ordo Clypeastaroidea
Contohnya : Echinodiscus sp
Ordo Spatangoidea
Contohnya : Echinocardium cordolatum, dan Lavena sp
Ordo Aulodonta
Contohnya : Diadema saxatile
Ordo camardonta
Contohnya : Colobocantrotus atratus, dan Arbacia sp

4. Kelas Holothuroidea (mentimun laut)
Holothuroidea dikenal dengan nama timun laut atau teripang.Contoh hewan ini adalah Cucumaria sp., Holothuria sp., dan Bohadschia argus.
k. Ciri-cirinya yaitu :
a. Bentuk tubuh menyerupai buah mentimun
b. Mulut dikelilingi tentakel
c. Hewan ini tidak berlengan dan anus terdapat pada kutub yang berlawanan dari tubuhnya.
d. Daerah ambulakral dan inter-ambulakral tersusun berselang-seling di sepanjang tubuhnya.
e. Alur ambulakral tertutup, madreporit terdapat di rongga tubuhnya.
f. Sebagian kaki ambulakral termodifikasi menjadi tentakel oral.
g. Sistem respirasinya disebut pohon respirasi, karena sistem tersebut terdiri dari dua saluran utama yang bercabang pada rongga tubuhnya tempat Keluar dan masuknya air melalui anus.
Kelas Holothuroidea terbagi atas 4 Ordo yaitu :
Ordo Aspidochirota
Contohnya : Holothuria edulis, Stichopus sp,Bathylotas sp
Ordo Apoda (tidak ada kaki)
Contohnya : Leptosynapta sp, Chiridota sp
Ordo Molpadido (tentakel tidak bercabang)
Contohnya : Malpadia australis
Ordo Elasipoda
Contohnya : plagothuris sp

5. Kelas Krinoidea (lilia laut)
 “lilia” laut yang berjalan dengan rumbai-rumbai yang dapat bergerak. Lengan-lengan bercabang digunakan untuk menyaring makanan serta member bentuk menyerupai bunga atau tumbuhan.
Ciri-cirinya
a. Hewan ini berbentuk seperti tumbuhan.
b. Crinoidea terdiri dari kelompok yang tubuhnya bertangkai dan tidak bertangkai. Kelompok yang bertangkai dikenal sebagai lilia laut, sedangkan yang tidak bertangkai dikenal sebagai bintang laut berbulu. Contoh lilia laut adalah Metacrinus rotundus dan untuk bintang laut berbulu adalah Oxycomanthus benneffit dan Ptilometra australis.
c. Lilia laut menetap di kedalaman 100 m atau lebih. Sedangkan yang berbulu hidup di daerah pasang surut sampai laut dalam.
d. Kedua kelompok tersebut memiliki oral yang menghadap ke atas.
e. Lengannya yang berjumlah banyak mengelilingi bagian kaliks (dasar tubuh). Pada kaliks terdapat mulut dan anus.
f. Jumlah lengan kelipatan lima dan mengandung cabang-cabang kecil yang disebut pinula.
g. Sistem ambulakral tidak memiliki madreporit dan ampula.
Crinoidea adalah pemakan cairan, misalnya zooplankton atau partikel makanan
Ordonya Dicyclia/Articulata
Contohnya : Antedon rosacas, metacrinus intarruptus, Antedon tella.
Bentuk Oxycomanthus benneffit (bintang laut berbulu).

Lanjutkan materi:
  1. Porifera (klik disini)
  2. Platyhelminthes (cacing pipih) (klik disini)
  3. Nemathelminthes (klik disini)
  4. Annelida (klik disini)
  5. Molusca (klik disini)
  6. Echinodermata (klik disini)
  7. Arthropoda (klik disini)
loading...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Info Kesehatan Anda

loading...

Rizkibio Web Learning

Entri Populer