Selamat Datang di situs materi perkuliahan yang diampu oleh Rizki, S.Si., M.P email: khi_bio@yahoo.com

Welcome on Rizkibio Web Learning


Bismillahirrahmaanirrahiim

Selamat datang di Web bimbingan Rizki, S.Si., M.P., Lecturer Program Studi Budidaya Tanaman Hortikultura, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Web ini di buat dengan tujuan untuk mempermudah mahasiswa dalam mendapatkan dan memahami konsep-konsep tentang mata kuliah yang dibimbing oleh penulis. Mereka tetap dapat mengakses materi tentang perkuliahan dimanapun mereka berada melalui smartphone, netbook, laptop, atau komputer yang terhubung dengan internet. Web ini juga dapat membantu mahasiswa dalam melakukan praktikum karena dalam web ini juga disediakan foto-foto objek atau gambar bahan-bahan yang akan dipergunakan dalam praktikum (dalam pengembangan).
Semoga bermanfaat dan Selamat Belajar...........

Annelida


Annelida mencakup berbagai spesies cacing yang mempunyai ruas-ruas sejati, seperti Nereis, cacing tanah dan lintah, berasal dari kata latin : Annulus/ annelus = cincin dan oidos = memiliki atau bentuk, karena bentuk tubuh cacing seperti sejumlah besar cincin kecil yang diuntai. Annelida terdapat di laut, air payau, air tawar dan beberapa spesies di darat. Adapun ciri-ciri umum Annelida adalah :
  1. Bilateral simetris, tubuh panjang dan bersegmen-segmen 
  2. Memiliki alat gerak berupa bulu-bulu kaku ( setae ) pada tiap segmen 
  3. Dinding tubuh dan tractus digestivus dilapisi oleh otot circuler dan longitudinal 
  4. Tractus digestivus lengkap dan memanjang sesuai dengan bentuk tubuh 
  5. System cardiovascular tertutup, pembuluh- pembuluh darah membujur dan bercabang-cabang pada tiap segmen dan plasma darah mengandung Hb 
  6. Respirasi dengan kulit dan branchia 
  7. Alat ekskresi berupa sepasang Nephridia pada setiap segmen 
  8. Umumnya bersifat hermaprodit Contoh spesies: Lumbricus terrestris ( cacing tanah ) 

Habitat 

Di dalam tanah yang lembab dan suhunya tidak terlalu rendah. Membuat liang-liang di dalam tanah dan keluar permukaan tanah pada saat-saat tertentu saja, pada malam hari atau pada saat hujan atau pagi setelah hujan

Morfologi
  1. Tubuh panjang silindris dengan 2/3 bagian posteriornya sedikit memipih kearah dorsoventral. 
  2. Tubuh bersegmen-segmen dan ditutupi oleh kutikula yang mengandung kelenjar, menjaga kelembaban dan mengkilapkan tubuh. 
  3. Pada ujung anterior terdapat bagian yang menonjol (prostomium ) dan disebelah posterior- ventralnya terdapat mulut 
  4. Pada bagian ventral mulit dibatasi oleh peristomium pada segmen pertama 
  5. Segmen ke 31-37 membesar seperti sadel disebut Clitellum 
  6. Tiap segmen ada 4 pasang setae, kecuali pada segmen pertama dan terakhir 
  7. Tidak memiliki mata dan hanya ada sel saraf yang peka terhadap cahaya.(Kastawi, Hal:148) 
Digesti

Makanan cacing tanah adalah sisa-sisa tumbuhan dan hewan yang ada di tanah. Proses digesti dilakukan pada malam hari, cacing keluar dari liangnya mencari makanan dengan menggaruk- garukkan ekornya ke tanah dan makanan diambil melalui mulut.

Tractus digestivus terdiri dari: mulut, pharynx, oesophagus, proventriculus, ventriculus, intestinum dan anus. Pada esofagus terdapat calciferous galan yang menghasilkan cairan Ca yang berfungsi untuk menetralisir makanan. Crop untuk menyimpan makanan sementara.gizzar bersifat muscular, untuk mencerna makanan dan menghancurkan makanan yang bercampur dengan tanah.

System cardiovascular

System peredaran darah tertutup( dalam pembuluh darah)
Darah terdiri dari plasma darah dan sel-sel darah disebut corpuscular yang mengandung haemoglobin

Pembuluh darah terdiri dari :
Pembuluh darah dorsal/ aorta dorsalis/ saluran supra intestinal di dorsal saluran pencernaan.
Pembuluh darah ventral/ aorta ventralis/ saluran supra intestinal
Lima pasang cabang aorta dorsalis yang menbesar sebagai jantung yang menghubungkan aorta dorsalis dan ventralis terletak di dekat oesophagus
Pembuluh darah di bawah batang saraf, dilateral batang saraf, pembuluh darah integument intestinal dan nephridia, pembuluh darah parietal dan pembuluh darah thyplosole


Respirasi 

Respirasi dilakukan oleh kulit pada seluruh permukaan tubuh. Proses itu didukung oleh banyaknya kapiler-kapiler darah di bawah lapisan kutikula, tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbondioksida.

Fungsi darah untuk mengangkut oksigen, nutrient, sisa-sisa metabolisme dan zat-zat lain ekskresi kelenjar. Pada saat darah mengalir ke pembuluh darah kulit, darah banyak mengangkut karbondioksida untuk dilepaskan keluar tubuh dan sebaliknya darah dari kulit banyak mengangkut oksigen.


Reproduksi

Cacing tanah bersifat hermaprodit: testis sepasang, ductus spermaticus, vas defferent 2 pasang vesicular seminalis 3 pasang.ovarium seoasang, oviduct sepasang dan kantung telur.

Sitematika :

1. Kelas Polychaeta ( banyak setae )

Tubuh bersegmen-segmen dan segmen itu sangat jelas

Seks terpisah, fertilisasi eksternal, perkembangan melalui fase larva yang disebut trochopor. Habitat dilaut. Contoh : Neanthes sp, Unice sp ( cacing palolo ), lycidie sp ( cacing wawo ), nerei furcata ( cacing pasir laut )


2. Kelas Oligochaeta

Tubuh bersegmen-segmen, jumlah setae sedikit, tubuh panjang silindris, hermaprodit dan tanpa stadium larva.

· Ordo 1 Terricolae ( habitat terrestrial)

Contoh :
- Lumbricus terrestris( cacing tanah )
- Lumbricus rubellus
- Perichaeta musica
- Monilligaster houlenni
- Pharetima sp

· Ordo 2 Limicolae 

Contoh :
- Tubifex sp
- Stylaria sp
- Aelostoma sp

3. Kelas Hirudinea( hirudo = lintah )

  1. Bentuk tubuh dalam keadaan diam atau dalam keadaan kosong langsing atau oval dan pipih.
  2. Pada bagian anterior disekitar mulut terdapat alat isap kecil dan pada bagian posterior terdapat alat isap besar.
  3. Tidak memiliki setae, hermaprodit dan ectoparasit.
Contoh :
- Hirudo medicinalis ( lintah )
- Haemopsis marmoratis (lintah kuda)
- Haemadipsa javanica ( pacet )

Lanjutkan materi:
loading...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Info Kesehatan Anda

loading...

Rizkibio Web Learning

Entri Populer