Selamat Datang di situs materi perkuliahan yang diampu oleh Rizki, S.Si., M.P email: khi_bio@yahoo.com

Welcome on Rizkibio Web Learning


Bismillahirrahmaanirrahiim

Selamat datang di Web bimbingan Rizki, S.Si., M.P., Lecturer Program Studi Budidaya Tanaman Hortikultura, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Web ini di buat dengan tujuan untuk mempermudah mahasiswa dalam mendapatkan dan memahami konsep-konsep tentang mata kuliah yang dibimbing oleh penulis. Mereka tetap dapat mengakses materi tentang perkuliahan dimanapun mereka berada melalui smartphone, netbook, laptop, atau komputer yang terhubung dengan internet. Web ini juga dapat membantu mahasiswa dalam melakukan praktikum karena dalam web ini juga disediakan foto-foto objek atau gambar bahan-bahan yang akan dipergunakan dalam praktikum (dalam pengembangan).
Semoga bermanfaat dan Selamat Belajar...........

Botani Tanaman Selada (Lactuca sativa L.)

Tanaman Selada

1. Botani

Klasifikasi tanaman selada menurut Backer dan Brink (1965) adalah sebagai berikut: Divisi Spermatophyta, Subdivisi Angiospermae, Classis Dicotyledonae, Ordo Asterales, Familia Asteraceae, Genus Lactuca, Species Lactuca sativa L.


Tanaman selada atau dalam bahasa latin disebut dengan Lactuca sativa L. termasuk famili Compositae dari genus Lactuca. Tanaman ini merupakan tanaman sayuran semusim yang banyak dikembangkan di negara Amerika dan menjadi salah satu sayuran yang dianjurkan disana (Suprayitna, 1996).

Tanaman selada mengandung gizi yang cukup tinggi, terutama sebagai sumber mineral. Kandungan dan komposisi gizi dalam sayuran selada dalam tiap 100 gr adalah Kalori 15,00 kal, Protein 1,20 gr, Lemak 0,20 gr, Karbohidrat 2,90 gr, Kalsium 22,00 mg, Fosfor 25,00 mg, Zat besi 0,50 mg, Vitamin A 540,00 SI, Vitamin B1 0.04 mg, Vitamin C 8,00 mg dan Air 94,80 gr (Rukmana, 1999).

Tanaman selada termasuk tanaman semusim yang banyak mengandung air (herbaceous). Batangnya pendek berbuku-buku, daun selada bentuknya bulat panjang mencapai ukuran 25 cm dan lebarnya 15 cm atau lebih. Sistem perakarannya adalah akar tunggang dan cabang-cabang akar yang menyebar kesemua arah pada kedalaman antara 25-50 cm (Rukmana, 1999).

Daun tanaman selada memiliki bentuk, ukuran, dan warna yang beragam, bergantung pada varietasnya. Misalnya, jenis selada yang membentuk krop memiliki bentuk daun bulat atau lonjong dengan ukuran daun lebar atau besar, daunnya ada yang berwarna hijau tua, hijau terang, dan ada yang berwarna hijau agak gelap. Sedangkan jenis selada yang tidak membentuk krop, daunnya berbentuk bulat panjang, berukuran besar, bagian tepi daun bergerigi (keriting), dan daunnya ada yang berwarna hijau tua, hijau terang, dan merah. Daun selada memiliki tangkai daun lebar dan tulang - tulang daun menyirip. Tangkai daun bersifat kuat dan halus. Daun bersifat lunak dan renyah apabila dimakan, serta memiliki rasa agak manis. Daun selada umumnya memiliki ukuran panjang 20 cm - 25 cm dan lebar 15 cm atau lebih (Cahyono, 2005).

Tanaman selada memiliki batang sejati. Pada tanaman selada yang membentuk krop, batangnya sangat pendek dan hampir tidak terlihat dan terletak pada bagian dasar yang berada di dalam tanah. Sedangan selada yang tidak membentuk krop (selada daun dan selada batang) memiliki batang yang lebih panjang dan terlihat. Batang bersifat tegap, kokoh, dan kuat dengan ukuran diameter berkisar antara 5,6 cm - 7 cm (selada batang), 2 cm - 3 cm (selada daun), serta 2 cm - 3 cm (selada kepala) (Cahyono, 2005).
loading...

Info Kesehatan Anda

loading...

Rizkibio Web Learning

Entri Populer